PERHUMAS - Sebagai bagian dari program “Ngopi Bareng BPP Perhumas”, pada hari Kamis (25/6) lalu Perhumas diwakili oleh Ridwan Nyak Baik (Wakil Ketua Umum BPP Perhumas) untuk berdiskusi antara Perhumas dan Perhumas Muda. Tujuan program ini adalah untuk saling sharing ilmu public relations dari para ahli dan para praktisi PR Indonesia yang tidak lain adalah pengurus atau anggota dari BPP Perhumas Jakarta.
Ridwan Nyak Baik yang kesehariannya bekerja di Pertamina menyampaikan ilmu dengan tema “Strategi Komunikasi & PR dalam Perkuatan Aksi CSR” dalam 32 slides. Presentasi tentang Corporate Social Responsibility (CSR) dikemas dalam format yang santai, hangat, namun tetap bernuansa diskusi interaktif dua arah antara pengurus Perhumas Muda dan pembicara. Materi CSR disampaikan oleh Ridwan Nyak Baik dalam dua perspektif yakni dari sisi public relations dan marketing yang aktual sehingga memancing diskusi yang menarik dan interaktif.
Ridwan Nyak Baik mengungkapkan bahwasanya CSR merupakan suatu manajemen reputasi yang berhubungan dengan nilai-nilai baru bermuatan Good Corporate Governance (GCG) atau TARIF (Transparans, Akuntabilitas, Responsibilitas, Integritas dan Fairness). Konsumen sangat peduli dan akan tetap loyal pada korporasi yang secara jujur (etis) menjalankan aktifitas CSR. Beliau juga menambahkan bahwasanya program CSR bertujuan meningkatkan citra dan reputasi korporasi, serta membina hubungan positif dengan konsumen dan stakeholders lain.
Optimalisasi kegiatan CSR ini bukan merupakan cost center dan pemborosan melainkan pengembangan soft capital (PR) dan social marketing (marketing). Di Indonesia sendiri pelaksanaan program CSR masih bersifat filantropy dan mandatory belum secara holistic, yaitu masih berbau promosi dan tekanan publik (backfire effects) ujar pak Ridwan yang masih aktif mengajar di Magister Management Universitas Trisakti.
Acara ngopi bareng yang pertama kali diadakan ini adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh Perhumas dan Perhumas Muda baik pengurus maupun anggota. Acara ditutup dengan foto bersama dengan Perhumas Muda yang mayoritas anggotanya adalah mahasiswa. (AH)
